Tips Menghilangkan Rasa Takut

13 10 2009

Assalamu’alaikum wr.wb

Shahabatku yang indah dan baik.

Pernahkah anda mengalami, dimana semangat penuh antusias mu yang Api nya memanasi dadamu berkobar? kobarannya membuatmu segera untuk bertindak mewujudkan kehidupan cemerlangmu. Engkau sungguh bergairah untuk segera mewujudkannya. Shahabat, orang tua, teman dekatmu, bahkan atasanmu bangga dengan sikapmu. Engkau menunjukkan kepada mereka sikap seorang pemberani, seorang pemenang yang berjiwa besar. Dengan sikapmu itu menjadikanmu lebih percaya diri.

Namun sungguh aku menjadi heran, bahkan bertanya-tanya dalam diriku. Mengapa ksatria penuh gagah berani, duduk terdiam seorang diri. Tekadang aku melihatnya dalam keraguan. Padahal dia tau apa yang harus dilakukaknnya. Hal apakah yang membuatmu berhenti disini shahabat?

“Aku khawatir dan takut, tindakan yang akan aku lakukan nanti memalukanku. Aku khawatir dengan perkataan mereka terhadap diriku, bila nanti aku gagal mendapatkan apa yang aku inginkan. Mereka menertawakanku. .. daripada itu terjadi lebih baik aku diam.”

Ooo..aku mengerti sekarang, mengapa rencana-recana besar di Buku Impianmu belum engkau wujudkan. Aku tau mengapa engkau diam selama ini. Padahal seringkali engkau sampaikan kepadaku, sangat ingin mengapai dan mewujudkan impianmu.

Shahabatku yang baik.

Aku bisa merasakan apa yang kau alami saat ini. Mari kita duduk sejenak, ayo kita buka kembali janji-janji akan kecemerlangan masa depanmu. Ternyata rasa Khawatir dan TAKUT lebih besar dibandingkan NIAT (keinginan) mu menjadi pribadi mulia.

Perhatikanlah kembali, apa sebenarnya yang engkau inginkan? apakah engkau benar-benar menginginkannya? Apa yang mendasarimu untuk melakukannya, Mengapa? Jawab kembali pertanyaan ku ini. Mungkin NIAT mu terlalu kecil, sehingga dikalahkan oleh rasa khawatir dan Takut itu. Yang padahal belum tentu sebagaimana kau takutkan. Aku tau, nasehbat ini berat bagimu.

Bukankah engkau ingin melakukan itu untuk membesarkan Asma Allah dibumi ini? Bukankah setiap kali engkau memulainya dengan mengatas namakan Asma Nya? Bukankah yang ingin kau lakukan untuk melaksanakan perintahNya? Bukankah itu demi kebaikan keluarga dan hidupmu?

Shahabatku yang Tangguh.

Apakah rasa khawatir,malu dan takut mu lebih besar dibandingkan NIAT baik nan mulia ini? Apakah dengan benar-benar mengangungkan Asma Nya masih memberatkanmu berkata? kakimu sulit melangkah? tanganmu susah diangkat?

Jika rasa khawatir dan takut masih membayangi fikiranmu. Perbaiki kembali NIAT dibalik keinginanmu, Rubahlah menjadi jauh lebih besar dan mulia dari sebelumnya. Sehingga rasa takut yang datang untuk bertindak, tidak mampu menghentikan langkahmu. karena NIAT BAIK mu sangat BESAR.

Berusahalah pada kemampuanmu (IKHTIAR) dan biarkanlah HASIL menjadi wewenang (Keputusan) Allah.

Lambadeuk, 5 oktober 2009

Nasehat dari shahabat dekat yang selalu bersama, dimanapun aku berada.

RAHMADSYAH
Practitioner NLP I 081511448147 I Motivator & Trauma Therapist





Ku ingin Menghadap Mu

5 09 2009

Ku ingin Menghadap Mu

by: Chalim

Aku ingin mghadap Rabbku, Allah ArRahman ArRahim
aku ingin Ia menatapku dengan tatapan penuh cinta
aku ingin selalu dekat denganNya
aku ingin merasakan kehangatan bersamaNya…
sungguh indah cinta kasihNya…

Allah…
hamba tak ingin lepas dari cintaMu
kepada siapa lagi kan kulabuhkan cintaku
setelah merasakan manisnya cintaMu
jangan Engkau usir aku dari taman cintaMu

Allah…
aku ingin menghadapMu,
ku ingin mempersembahkan pengabdian terbaikku,
yang akan jadi bukti betapa aku mencintaiMu,
dan Engkau menatapku dg penuh cinta..

aku ingin menghadapMu,
biarlah kepayahan & kelelahan itu
menjadi saksi pengorbanan

biarlah setiap pahit & beratnya perjuangan
menjadi saksi manisnya balasanMu

biarlah setiap ujian itu
menjadi pengokoh bangunan cintaku
tinggi menujuMu

Dan di akhir nanti,
Engkau panggil kami
“Ya ayyatuhan Nafsul Mutmainnah…
irji’i ilaa rabbiki radhiyatam mardiyyah…
fad-khuli fii ‘ibadii…
wad khuli jannatii…

***

cintailah allah

Cinta-pada-Allah

jika aku jatuh cinta





Menuju Cinta Hakiki

5 09 2009

Menuju Cinta Hakiki

Komitmen kita dalam berdakwah merupakan gambaran komitmen kita dalam beribadah. Ketika kita lemah, malas, atau bahkan meninggalkan dakwah ini, maka seperti itulah cerminan ibadah kita. Periksa kembali ibadah kita. Mungkin ada yang salah didalamnya. Ada yang harus diperbaiki. Selam kembali dasar lautan hati kita sampai kita menemukan Mutiara keteguhan, keikhlasan, dan kesabaran.
Biarkanlah mereka mengatakan jalan dakwah yang kupilih ini adalah jalan yang berat. Namun bagiku, inilah jalan terbaik untuk menuju Kabahagiaan yang hakiki. Biarkan mereka mengatakan jalan yang kupilih ini adalah jalan yang penuh duri. Tapi bagiku, tusukan-tusukannya sudah menjadi kenikmatan yang tidak akan pernah mereka rasakan. Biarkan mereka mengatakan bahwa jalan yang kupilih ini adalah api yang akan membakar hangus seluruh tubuhku. Tapi bagiku, Ia sudah menjadi sesuatu yang memberi kesejukan dalam hidupku. Biarkan mereka mengatakan jalan yang kupilih ini melelahkan. Tapi bagiku jalan ini adalah seperti oase di padang gersang ketika orang yang melintasinya merasa kehausan. Biarkan mereka mengatakan jalan yang kupilih ini akan membuatku miskin. Tapi bagiku, jalan ini menjadikanku merasa orang terkaya di dunia. Biarkan mereka mengatakan jalan yang kupilih ini adalah jalan yang membikin linglung. Tapi bagiku, jalan ini telah menjadikanku tegar setegar Bongkahan batu karang yang diterjang Ombak membadai.
Di jalan ini aku telah menemukan Cinta. Cinta suci dan hakiki. Ia telah mengajariku tentang Indahnya berjuang. Ia telah mengajariku tentang kenikmatan berkorban. Ia telah mengajariku tentang kebahagiaan bersabar. Ia telah mengajariku tentang kemanisan lautan ikhlas.
Adakah yang lebih baik di dalam hidup ini selain bekerja sama dengan Allah ? Adakah pekerjaan yang lebih baik di dunia ini selain menjadi Pelayan Allah sang Khalik ? Kalau memang tidak ada, lalu apa yang membuatmu wahai diri untuk tidak melaksanakannya.
Mungkinkah disebabkan karena jaminan laba yang kita dapatkan dalam bentuk harta tidak menjanjikan ? Atau mungkin karena ia tidak akan menjadikan kita manusia terpandang di mata manusia ? atau mungkin juga karena tidak adanya pasilitas kemewahan duniawi yang akan kita peroleh ?
Bukankah Allah telah membeli harta dan Jiwa kita dengan syurganya yang menawan ? Sungguh Maha pemurah Allah Azza Wajalla. Ia memberikan kita modal yang sangat banyak. Modal yang seharusnya kita gunakan untuk “berbinis” di jalanNya. Tapi kemudian Allah membelinya dengan kenikmatan Jannahnya. Padahal seandainya Allah mau, Dia bisa saja mengambil semuanya dari kita tanpa meminta persetujuan kita.
Sungguh beruntung orang-orang yang telah memanfaatkan modalnya dengan baik. Sungguh beruntung orang-orang yang telah berinvestasi di jalan kemuliaan. Karena disana mereka akan terus menemukan keuntungan-keuntungan yang tidak akan mungkin akan tertandingi oleh apapun. Bahkan seluruh langit dan bumi beserta seisinya sekalipun. Butuh kesabaran dan keikhlasan memang untuk memperolehnya.
Sabar dalam beramal, itulah karakter para pejuang. Ikhlas dalam beramal, itulah prinsip para pejuang. Karena sesungguhnya, Sakit didunia akan menjadi kuat ketika kita mengingat keuntungan yang akan kita peroleh di Akhirat nanti. Sedih di dunia akan menjadi kebahagiaan ketika mengingat Syurganya. Penderitaan di dunia menjadi nikmat ketika hanya KeridhaanNya yang kita tuju
Sabarlah dalam berjuang dan berkorban Saudaraku. Ikhlaskan apa yang kita miliki untuk menuju pertemuan denganNya. Pertemuan dengan para Nabi dan Rasul. Pertemuan dengan orang-orang beriman. Pertemuan dengan para pejuang Badar. Pertemuan dengan para Syuhada. Dan Pertemuan dengan Allah yang maha Gagah, Maha Indah dan Maha Sempurna

sumber: http://tsabitulazzam.blogspot.com/2009/01/menuju-cinta-hakiki_31.html





Kartu ucapan Lebaran Idul Fitri 1430 H

31 08 2009

Kartu Ucapan Lebaran 1430H Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah 2009 Gambar Unik Kartu Ucapan Selamat Lebaran

Alhamdulillah, setelah sukses dengan desain kartu ucapan lebaran idul fitri 1429 H, kini tampil desain baru untuk lebaran idul fitri 1430 H. Masih ada kesamaan dengan desain tahun sebelumnya. Desain ini dibuat dengan dokumentasi pribadi.  Back Ground gambarnya adalah ” Islamic Center Samarinda”.  Alhamdulillah Ramadhan sekarang sedang berada di Samarinda, Kalimantan Timur. Kerja Praktek di sebuah developer, insyaAllah sampai tanggal 12 September ‘09. Dapat pengalaman baru selama Ramadhan disini. Alhamdulillah.

untuk melihat gambar yang lebih besar, klik langsung di gambarnya. Desain ini karya dari saya sendiri, chalim.  Silahkan jika anda hendak menggunakan desain kartu ucapan lebaran ini.   Tidak dipungut biaya, semoga bisa menjadi sedekah.

Halaman 1.

Kartu ucapan Lebaran 1430

Halaman 2.

Kartu ucapan Lebaran 1430 H

Kartu ucapan Lebaran 1430 H

Pilihan 2.

Selamat Idul FItri 1430 H

Selamat Idul FItri 1430 H

SELAMAT IDUL FITHRI 1430 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Taqabalallahu minna wa minkum
shiyamana wa siyamakum

waja’alna minal ‘aidin wal faizin

Semoga Allah menerima (puasa) kita

dan menjadikan kita kembali

(dalam keadaan suci)

dan termasuk orang-orang

yang mendapat kemenangan

aamiin


salam,

chalim

***

Mohon doa dari semua pengunjung blog ini & yang menggunakan desain kartu ucapan lebaran/idul fitri ini. InsyaAllah penulis sekaligus desainer kartu ini akan menggenapkan diin, menikah untuk mengikat janji yang agung dari Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW di bulan terakhir (dzulhijjah) tahun 1430 H. Semoga Allah meridhoi dan memberkahi kami. Aamiin.

Terima kasih telah menggunakan desain kartu ucapan lebaran/idul fitri ini & terima kasih telah mendoakan kami. Jazakumullahu khoirul jazaa…

Desain Kartu Ucapan Lebaran Tahun Kemarin : http://chaliim.wordpress.com/2008/09/26/kartu-ucapan-lebaran-1429-h/

Related Topic:

SMS Lebaran

SMS Ramadhan

Foto-foto Islamic Center Samarinda (Masjid termegah di Asia Tenggara) yang saya jadikan background desain kartu ucapan lebaran/idul fitri 1430 H ini

Sumber foto: dokumentasi pribadi ( © chalim 2009)

Maket Islamic Center

Maket Islamic Center

Islamic Center Samarinda

Islamic Center Samarinda

Islamic Center-Sungai Mahakam

Islamic Center-Sungai Mahakam

Sungai Mahakam @ Sunset

Sungai Mahakam @ Sunset

Artikel tentang Islamic Center Samarinda:

http://islamiccentersamarinda.blogspot.com

http://pakarfisika.wordpress.com/2009/09/09/kiblat-islamic-center-samarinda





Keutamaan Ramadhan & Puasa

22 08 2009
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa..
Moga kita menjadi orang yg kembali “suci”

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

1. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:

Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa’.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

2. Dari Ubadah bin AshShamit, bahwa Rasulullah bersabda:

“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. ” (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya).

Al-Mundziri berkata: “Diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Al-Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya.”

3. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:

“Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah Azza Wa Jalla setiap hari menghiasi Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga),’Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu, ‘pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam. “Beliau ditanya, ‘Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar’ Jawab beliau, ‘Tidak. Namun ovang yang beramal tentu diberi balasannya jika menyelesaikan amalnya.’ ” (HR. Ahmad)’”

Isnad hadits tersebut dha’if, dan di antara bagiannya ada nash-Nash lain yang memperkuatnya.

KEUTAMAAN PUASA

1. Dalil :

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi bersabda:

“Setiap amal yang dilakukan anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. la telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku.’ Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi.”

2. Bagaimana ber-taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah?

Perlu diketahui, bahwa ber-taqarrub kepada Allah tidak dapat dicapai dengan meninggalkan syahwat ini -yang selain dalam keadaan berpuasa adalah mubah- kecuali setelah ber-taqarrub kepada-Nya dengan meninggalkan apa yang diharamkan Allah dalam segala hal, seperti: dusta, kezhaliman dan pelanggaran terhadap orang lain dalam masalah darah, harta dan kehormatannya. Untuk itu, Nabi bersabda : “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari).

Inti pernyataan ini, bahwa tidak sempurna ber-taqarrub kepada Allah Ta’ala dengan meninggalkan hal-hal yang mubah kecuali setelah ber-taqarrub kepada-Nya dengan meninggalkan hal-hal yang haram.

Dengan demikian, orang yang melakukan hal-hal yang haram kemudian ber-taqarrub kepada Allah dengan meninggalkan hal-hal yang mubah, ibaratnya orang yang meninggalkan hal-hal yang wajib dan ber-taqarrub dengan hal-hal yang sunat.

Jika seseorang dengan makan dan minum berniat agar kuat badannya dalam shalat malam dan puasa maka ia mendapat pahala karenanya. Juga jika dengan tidurnya pada malam dan siang hari berniat agar kuat beramal (bekerja) maka tidurnya itu merupakan ibadah.

Jadi orang yang berpuasa senantiasa dalam keadaan ibadah pada siang dan malam harinya. Dikabulkan do’anya ketika berpuasa dan berbuka. Pada siang harinya ia adalah orang yang berpuasa dan sabar, sedang pada malam harinya ia adalah orang yang memberi makan dan bersyukur.

3. Syarat mendapat pahala puasa :

Di antara syaratnya, agar berbuka puasa dengan yang halal. Jika berbuka puasa dengan yang haram maka ia termasuk orang yang menahan diri dari yang dihalalkan Allah dan memakan apa yang diharamkan Allah, dan tidak dikabulkan do’anya.

Orang berpuasa yang berjihad :

Perlu diketahui bahwa orang mukmin pada bulan Ramadhan melakukan dua jihad, yaitu :

    • Jihad untuk dirinya pada siang hari dengan puasa.
    • Jihad pada malam hari dengan shalat malam.

Barangsiapa yang memadukan kedua jihad ini, memenuhi segala hak-haknya dan bersabar terhadapnya, niscaya diberikan kepadanya pahala yang tak terhitung. Lihat Lathaa’iful Ma ‘arif, oleh Ibnu Rajab, him. 163,165 dan 183.

Sumber: Keluarga Muslim Satelindo

1_225354188l

***

Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

***





DEWASA DAN BIJAK

5 07 2009

father-son

Perbedaan itu suatu yang biasa, bila diterima dengan kedewasaan
Bahkan perbedaan itu, akan menjadikan suatu bentuk kesempurnaan..dan
Melengkapi kekurangan yang tidak ada pada diri masing-masing bila…
Perbedaan diterima dengan keikhlasan dan kelapangan jiwa,
Tanpa diliputi oleh rasa iri dan keegoisan

Kejujuran bersemayam di dalam hati kecil manusia
Tanpa bisa dijangkau oleh akar pikir dan logika
Berkata jujur dan apa adanya..sudah mengurangi sebagian beban yang ada
Meskipun..akan menimbulkan suatu kepahitan yang harus ditelan
Namun..hidup lebih berharga..bila dilandasi dengan kejujuran

Hidup itu suatu pilihan manusia untuk menentukan dirinya akan menjadi apa..?
Sedangkan..kematian adalah kodrat manusia
Yang tidak bisa dihindarkan walau hanya sekedip mata

Menjadi tua adalah suatu keharusan, tetapi menjadi dewasa adalah suatu pilihan
Begitupun menjadi seorang bijak, adalah pilihan yand didasarkan atas
Kedewasaan, pengalaman hidup dan kematangan dalam berfikir

Adakalanya orang yang menjadi tua, tapi tidak pernah menjadi dewasa
Apalagi menjadi seorang bijak..? Karena hanya orang bodoh
Yang tidak mau memetik pelajaran dan mengambil hikmah dari setiap pengalaman

Kejujuran adalah apa yang terlintas dihati,
Diucapkan dengan kata-kata, dan dibuktikan dengan sikap.
Kemunafikan adalah, apa yang diucapkan dengan kata-kata
Tidak  sesuai dengan yang diinginkan dihati, dan tidak selalu sama dengan yang dilakukan.
Pengecut adalah, menutupi segala kebenaran dihati, malu untuk mengakui,
Takut untuk melangkah karena suatu resiko yang belum tentu terjadi.
Kedewasaan adalah, mampu menyikapi segala bentuk kenyataan yang terjadi,
Menerima semua kritikan yang datang, dan tidak memaksakan pendapatnya untuk diterima

Orang bijak selalu belajar dari pengalaman, merenung dan introspeksi diri tanpa membodoh-bodohkan orang lain, karena tidak ada orang yang mulia tanpa melalui suatu kebodohan yang pernah dijalankan. Mengenal diri adalah kunci hidup suatu ketenangan batin, memahami kesalahan adalah suatu keberhasilan sedangkan memaafkan kesalahan orang lain, adalah suatu kemuliaan


Best Regards
Tombo Ati

Sumber http://gappala.multiply.com/journal/item/23/DEWASA_DAN_BIJAK





Merdeka!

1 07 2009

Allah Maha Besar

Apa pun kejadiannya, Allah masih ada bersamaku.
Apa pun kejadiannya, Allah tetap satu Tuhanku.
Apa pun kejadiannya, Allah tetap satu tujuanku.
Apa pun kejadiannya, Allah tetap satu yang kusembah.
Apa pun yang terjadi, Allah tetap satu yang paling kucinta.
Apa pun kejadiannya, Allah tetap satu yang kutaati.
Apa pun kejadiannya, Allah tetap satu yang kucari.
Apa pun kejadiannya, cinta dan ridho-Mu harapanku.
Apa pun kejadiannya, dengan jalan takwa-Mu ku mengabdi.
Terbang… Bebas… Lepas semua belenggu!
Merdeka!!!
Ahad…
Ahad…
Ahad..





Cahaya Cinta

15 06 2009

sakura

Cahaya Cinta

telah menembus bilik qolbuku

Rasanya hangat menyinari qolbu

Bak cahaya musim semi,

menumbuhkan tunas muda

memekarkan bunga sakura

dalam taman cinta

Ku bertanya padanya kenapa cinta hadir

inginkah menjadi cahaya? yang menjadikan bumi penuh warna?

cahaya yang menumbuhkan, menyegarkan, menghidupkan

namun aku hanya seoarang insan yang tak sempurna

yang merindukan mu di taman cinta-Nya

aku mencintaimu karena engkau

dicintai Sang Pemberi

Cinta

Ya ALLAH…

izinkan aku mencintai-Mu melebihi segala yang ada di dunia ini

izinkan aku mencintai orang-orang yang mencintai-Mu

izinkan aku mencintai segala perkara

yang dapat menjuruskan

aku untuk mencintai

Mu

Ya Nabi salam ‘alaika

Ya Rasul salam ‘alaika

Shalawatullah ‘alaika

aamiin

Bandung, 15 Juni 2009

Chalim





Semesta Bertasbih

14 06 2009

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. ” (Q.S. Al Israa:44)

“Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Q.S. An Nuur: 41)





Allah bukan pesuruh ku

8 06 2009

Mengapa kita memperlakukan Allah seperti seorang

pesuruh/pembantu yang bisa kapan saja melakukan apa yang

kita mau?
Mengapa kita ‘mendikte’ Allah? Mengapa kita ‘memaksa’ Allah

menuruti semua keinginan kita?

ketika kita berfikir, bahwa kehidupan adalah yang kita fikirkan.

Padahal kehidupan itu adalah kemauan Allah.

Apa yang sakit dan jelek menurut nafsu kita belum tentu jelek

dalam pandangan Allah. Ujian yang sampai titik terlemah kita

justru akan menguatkan kita.

sujud

Allah Rahman….
Allah Rahimm….
Allahu Ya Ghoffar….
Ya Nuurul Qolbii….

Sifat Maha Pengasih Maha Penyayang Allah mengawali dari

semua Asma dan Sifat-Nya yang indah…

Allah Yang Maha Pengampun….
Allah Yang memberi cahaya pada setiap hati dan jiwa…

Allahu Robbana…. akulah hamba-Mu…

Allahu Robbana…. pada-Mu kubersujud…
Allahu Robbana…. pada-Mu ku pasrahkan segala urusan…
Allahu Robbana…. pada-Mu ku mohon petunjuk dalam setiap

ikhtiarku…
Allahu Robbana… sampaikanlah perjalanan hidupku sampai

bertemu dengan Mu di surga-Mu beserta para Rasul, Nabi-nabi

dan orang-orang yang berjuang di jalan-Mu…