Ibu & Bapak


sunflower_in_kids_hands_web.jpg

Ibu & Bapak

Selasa, 9/10/07

Sungguh benar, kasih sayang orang tua tak pernah berkurang bahkan selalu bertambah. Itulah yang kurasakan ketika aku bertemu kedua orang tuaku saat baru menginjakkan kaki di rumah. Setelah semalam aku naik kereta kini pagi ini sekitar jam 4.40 aku sudah berada di rumah. Beliau menanyakan kabar, lalu kusampaikan kabar keadaanku. “Apa kabarmu Nak? Syukurlah kalau kau selamat dan baik-baik saja. Itulah yang kami harapkan. Itulah doa yang selalu kami panjatkan untukmu.” Dari pancaran wajahnya, dari pandangan matanya, dan dari dalam hatinya kulihat ada kerinduan yang sangat mendalam. Perlahan pipinya mulai basah oleh air mata kerinduan yang telah ditahan selama berbulan-bulan.

Maafkan aku duhai ibu bapakku
Maafkan semua kesalahanku
Maafkan aku yang selalu merepotkanmu
Maafkan aku yang tak mampu membalas semua kebaikanmu

Meskipun usiaku sudah berjalan di angka dua puluh satu kasih sayang yang diberikannya tak pernah berkurang, bahkan yang kurasakan semakin bertambah. Sebesar apapun kebaikan yang kulakukan untuknya takkan sanggup menyamai ketulusan dan kasih sayang yang diberikannya.

One thought on “Ibu & Bapak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s